Novel

You Are You - 9

13:33 Melissa Dharmawan 0 Comments

Yi-an berdiri di depan pintu rumah Yoon-na untuk bertemu dengan Yoon-bi. Yoon-bi diajak bertemu dengan Yi-an oleh Yoon-na.

"Kamu lagi?" tanya Yoon-bi.
"Kalian pernah bertemu?" tanya Yoon-na.
"Minggu lalu, aku bertemu dengannya di pinggir sungai Han. Aku pernah bilang padamu, bahwa aku salah mengira. Aku kira, Yoon-bi waktu itu adalah Yoon-na," jawab Yi-an.
"Yoon-bi, ini adalah Yi-an, teman kita sewaktu masih kecil. Kalian dulu sangat dekat," ucap Yoon-na.
"Benarkah? Aku dulu punya teman yang sangat dekat?" tanya Yoon-bi penasaran.
"Ye!" ucap Yoon-na.
"Sepertinya, aku sudah bisa mengingat sedikit-sedikit tentang masa kecilku," ucap Yoon-bi.
"Baguslah! Kalian pergi jalan-jalan saja, aku ingin mengobrol dengan hyung," ucap Yoon-na.

Yi-an dan Yoon-bi jalan kaki bersama. Mereka mengobrol dan Yi-an menceritakan masa lalu mereka agar Yoon-bi semakin ingat.

"Yoon-bi, apa yang membuatmu beberapa kali memandangi sungai Han pada malam hari?" tanya Yi-an.
"Aku merasa bahwa sungai Han begitu dekat denganku. Aku merasa bahwa aku punya kenangan di sana," ucap Yoon-bi.
"Waktu kecil, kita sering berdiri di pinggir dungai Han," ucap Yi-an.
"Lalu?" tanya Yoon-bi.
"Aku pernah berjanji bahwa saat kamu ulang tahun yang berikutnya, aku ingin mengajakmu ke pinggir sungai Han berdua," ucap Yi-an.
"Benarkah?" tanya Yoon-bi.
"Ye! Bulan depan kan kamu ulang tahun. Maukah kita jalan-jalan di sekitar sungai Han?" tanya Yi-an.
"Mmm..." ucap Yoon-bi sambil menganggukkan kepalanya.
"Kamu akan masuk di sekolah yang sama dengan Yoon-na?" tanya Yi-an.
"Ye! Aku akan masuk di sekolah Chungdam," ucap Yoon-bi.
"Wah, kita satu sekolah," ucap Yi-an.
"Yi-an, mianhae! Waktu minggu lalu, aku memarahimu dan memintamu pergi jauh dariku. Sekarang, saat mengobrol denganmu, aku merasa nyaman sekali," ucap Yoon-bi.
"Tak apa!" jawab Yi-an.

Yi-an dan Yoon-bi terus berjalan hingga melewati taman. Mereka duduk debentar di salah satu kursi untuk mengobrol lagi.

***

"Anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru. Mari perkenalkan diri kamu!" ucap guru Kim.
"Annyeohaseo," ucap Yoon-bi.
"Wah, dia mirip sekali dengan Yoon-na!" ucap Gang-so.
"Nama saya Gi Yoon-bi," ucap Yoon-bi.

Setelah surat adopsi diperbaharui, Yoon-bi mengubah namanya dari Lee Yoon-bi menjadi Gi-Yoon-bi, mengikuti nama keluarga dari calon ayah angkatnya. Yoon-bi senang bisa mempunyai nama depan yang sama dengan Yoon-na.

"Silahkan kamu duduk di kursi kosong itu!" ucap guru Kim sambil menunjuk pada kursi kosong di samping Yi-an.

"Baek Yi-an! Sebagai ketua kelas, tolong bimbing Gi Yoon-bi sampai kenaikan kelas," ucap guru Kim.
"Ye!" jawab Yi-an.

"Kelas 2-1, aku ada urusan di ruang guru. Tolong kerjakan soal latihan yang aku berikan kemarin," ucap guru Kim.

"Ye!" ucap para murid dalam kelas 2-1.

***

"Kalian saudara kembar?" tanya Chae-rin.
"Ye!" jawab Yoon-bi.
"Sebelumnya, kamu tidak tinggal di Seoul?" tanya Chae-rin.
"Aku dari Incheon. Menurut kata Yoon-na, aku kabur dari rumah dan diselamatkan oleh seoranng ibu pemilik panti asuhan," ucap Yoon-bi.
"Chae-rin, dia dulu kecelakaan dan amnesia," ucap Yoon-na.
"Oh," ucap Chae-rin.

Yoon-bi meulai beradaptasi dengan sekolah barunya dan teman-teman barunya. Hari ini adalah hari pertama dia bersekolah di sekolah ini.

"Yoon-bi, Jung-seok ada di kelas mana?" tanya Yoon-na.
"Di kelas 2-3," jawab Yoon-bi.
"Yoon-bi!" panggil Yi-an.
"Ada apa?" tanya Yoon-bi.
"Kita keliling yuk! Aku akan kasih tau ruang-ruang di sekolah ini," ucap Yi-an.
"Baiklah," ucap Yoon-bi.

Yoon-bi dan Yi-an berkeliling ke beberapa ruangan di sekolah. Saat masuk ke perpustakaan, tiba-tiba mereka bertemu dengan Jong-seok.

"Yi-an, kenapa kamu mendekati Yoon-bi terus?" tanya Jong-seok.
"Karena kami teman," jawab Yi-an.

Yoon-bi mengambil salah satu buku di lemari perpustakaan dan tak sengaja menabrak seseorang di depannya.

"Mianhae," ucap Yoon-bi.
"Kamu murid pindahan atau Yoon-na?" tanya Gang-so.
"Yoon-bi," jawab Yoon-bi.
"Namaku Kang Gang-so," ucap Gang-so.

Yi-an dan Jong-seok melihat Gang-so mendekati Yoon-bi. Terlintas di pikiran Yi-an bahwa Gang-so menyukai Yoon-bi.

"Mari kita pergi ke ruang makan!" ajak Gang-so.
"Ye!" ucap Yoon-bi.

Yoon-bi pergi berdua dengan Gang-so, meninggalkan Yi-an dan Jong-seok di perpustakaan. Yi-an dan Jong-seok menyusul mereka ke ruang makan untuk mengmabil makan siang juga.

"Yoon-na!" panggil Yi-an.

Yoon-na yang sedang berdiri membawa piring, langsung menuju meja makan yang ditempati oleh Yi-an dan Jong-seok.

"Hyung, Yoon-bi kemana?" tanya Yoon-na.
"Itu dia!" ucap Jong-seok saat mlihat Yoon-bi dan Gang-so jalan berdua.
"Yoon-bi!" ucap Yoon-na.

Yoon-bi membawa piring dan langsung duduk di kursi yang ada di samping Yoon-na, disusul oleh Gang-so yang duduk di depan Yoon-bi.

"Gang-so, sejak kapan kamu mengikuti wanita?" tanya Yoon-na curiga.
"Ani! Aku tidak mengikuti siapa-siapa," jawab Gang-so.
"Yoon-bi, kenapa makananmu tidak dihabiskan?" tanya Yoon-na.
"Berikan padaku jika tidak habis!" ucap Gang-so.
"Hei Gang-so! Kamu banyak makan juga," ucap Yi-an.
"Daebak! Enak sekali makanan ini," ucap Gang-so.

Yoon-bi berdiri dari tempat duduknya sambil membawa piring dan meninggalkan meja makan itu. Yoon-bi malas dengan semuanya.

(flashback)
"Lee Yoon-bi mau pindah ke seoul? Hah? Masuk sekolah Chungdam?" ucap Hye-jin sambil tertawa.
"Kenapa?" tanya Yoon-bi.
"Aku punya sepupu namanya Kang Gang-so. Tadinya, aku ditawari tinggal dengannya dan masuk sekolah itu, tapi aku menolaknya. Mendengarmu akan masuk sekolah itu, membuatku ingin menarik kembali ucapanku dan pindah ke sana. Tenang saja, kalau appa jadi dipindahkan ke Chungdam, aku juga akan pindah," ucap Hye-jin.
"Choi Hye-jin! Jangan macam-macam!" ucap Yoon-bi.
"Well, kita lihat saja nanti! Selamat pergi dari sekolah," ucap Hye-jin kepada Yoon-bi saat mereka bertemu setelah Yoon-bi dikeluarkan dari sekolah.

***

"Kamu sudah dengar berita bahwa hari ini kepala sekolah kita sudah habis masa periodenya?" tanya Ji-dam kepada Gang-so.
"Akan ada kepala sekolah baru?" tanya Gang-so.
"Ye! Namanya kalau ga salah, Choi Dong-seok," ucap Ji-dam.

Yoon-bi mendengar gosip yang beredasr di kelasnya itu. Hari ini akan ada kepala sekolah baru, kepala sekolah Choi, ayah dari Choi Hye-jin. Itu berarti, Choi Hye-jin bersekolah di Chungdam hari ini.

"Anak-anak, hari ini ada murid baru di kelas kita," ucap guru Kim.

Murid baru itu memasuki ruang kelas 2-1. Murid itu adalah Choi Hye-jin.

"Annyeo, namaku Choi Hye-jin," ucap Hye-jin.

Yoon-bi mulai kaget. Kenapa Hye-jin satu kelas dengannya? Kenapa anak menyebalkan itu bertemu dengannya lagi?

Hye-jin melihat Yoon-na dan Yoon-bi. Hye-jin diam-diam senang, karena dia tidak hanya mengganggu Yoon-bi, tapi dia bisa mengganggu dua orang sekaligus.

"Kita bertemu lagi!" ucap Hye-jin di hadalan Yoon-bi saat berjalan melewati kursi Yoon-bi.
"Kelas kita hari ini sampai disini. Jangan lupa kerjakan PR kalian!" ucap guru Kim.
"Ye!" jawab anak-anak.

BERSAMBUNG.....

0 komentar: