Cerita Dibalik Drama Korea | Kenal Lebih Dekat dengan Melissa Dharmawan/Melissa Fu

Kenal lebih dekat dengan Melissa Dharmawan/Melissa Fu

Jujur aja, saya pecinta drama korea.

Jadi, sebenarnya saat drama korea lagi heboh-hebohnya di kalangan teman satu angkatan saya, kalau tidak salah jaman drama Boys Over Flowers, tahun 2009, saya belum mengerti apa itu drama korea. Bahkan, saya belum sedikitpun penasaran dengan hal itu. Pikiran saya masih tertuju kepada film barat seperti High School Musical, Prom, Camp Rock, dan sebagainya.

Tapi, sebenarnya saya sudah pernah nonton drama korea dengan judul Autumn in My Heart karena pernah tayang di salah satu tv Indonesia.

Waktu itu, kira-kira tahun 2009, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempersiapkan novel pertama saya yang sampai detik ini tidak pernah saya ketik ke dalam blog/wattpad saya. Saya lebih fokus kepada hal itu, bahkan saya juga membuat beberapa lagu dan puisi. Saya lebih antusian dalam dunia tulis menulis. Disamping itu, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah saya.

Namun, mulai tahun 2012 ketika saya sudah dinyatakan lulus dari sekolah memengah atas, saya diajak oleh salah satu teman saya, untuk menghabiskan hari libur kami dengan menonton salah satu drama korea di rumahnya, yaitu Playfull Kiss/Naughty kiss. Itu adalah drama korea kedua saya setelah Autumn in My Heart (di tahun sebelumnya saya nonton Boys Before Flowers, tetapi saya belum jatuh cinta dengan drama korea). Saya langsung jatuh cinta dengan drama tersebut karena akting dari Kim Hyun Joong yang keren banget. Secara tidak langsung, Kim Hyun Joong adalah aktor yang pertama kali saya sukai.

Hal itu berlajut ketika saya menonton drama korea berjudul Full House yang tayang di salah satu tv Indonesia pada libur yang sama. Saya jatuh cinta dengan drama tersebut karena saya menyukai Song Hye Kyo. Selain itu, saya juga menonton drama korea yang berjudul Dream High yang pernah tayang di tv Indonesia.

Setelah masa itu, saya meninggalkan dunia drama korea. Saya lebih fokus untuk mendalami dunia IT, piano, dan persiapan novel online pertama saya. Saya kuliah, lalu di rumah saya menulis banyak lagu untuk piano. Saya tidak sempat untuk mencari info mengenai drama korea. Walaupun begitu, saya tetap terpikir mengenai drama korea yang akhirnya sempat saya tuangkan dalam bentuk novel. Salah satu novel karangan saya pada waktu itu mengambil latar di negara gingseng.

Saya mulai menonton drama korea di tahun 2015. Drama yang saya tonton pertama kali di tahun itu adalah Pinocchio. Karena saya menyukai aktrisnya, saya menonton drama korea berjudul The Heirs. Di dalam drama itu, aktris pemeran utamanya sama dan karena saya nonton drama itu, saya jadi tahu tentang Kang Min Hyuk yang juga bermain dalam drama itu. Saya menelusuri tentang Kang Min Hyuk, bahkan tentang bandnya. Dan saya jatuh cinta dengan CNBLUE sampai sekarang.

Jadi, kalau saya sering menulis novel dengan latar belakang dan nama tokoh berbau Korea, hal itu karena saya memiliki imajinasi tentang dunia drama korea yang saya tuangkan ke dalam novel karangan saya.

Melissa Dharmawan/Melissa Fu

Hobi: Bermain piano, menulis lagu dan novel, memasak, foto-foto, menonton drama korea, mendengarkan lagu korea dan lagu barat

Kegiatan:
1. Pentas seni sekolah 2004: Menari tradisional tarian maluku
2. Konser tunggal piano di sekolah tahun 2006
3. Pentas acara natal 2007 di sekolah: pianis
4. Konser Yamaha 2007 di Jakarta: Piano Solo
5. Konser musik sekolah tahun 2009: Piano Solo
6. Pentas acara natal 2010 di sekolah: pianis
7. Pentas acara natal 2012 di sekolah: pianis
8. Konser solo keyboard di kampus tahun 2014 dalam acara 'bersama dalam musik'
9. Novel online pertama tahun 2015 dengan judul 'Snow'.
10. Album piano pertama dengan judul Spring Love tahun 2016.
11. Album natal pertama dengan judul Melody in Christmas (2016)
12. Album natal kedua dengan judul Christmas Melody (2017)

Alasan Kenapa Nonton Drama Korea

Inilah beberapa alasan kenapa nonton drama korea:

1. Jalan cerita tidak bertele-tele
Tidak seperti drama di Indonesia yang episodenya 100 atau lebih. Drama korea ada yang 12 episode, 16 episode, 20 episode, 25 episode dengan durasi per episode 60 menit atau 32 episode, 40 episode, atau lebih dengan durasi per episode 30 menit. Ada yang lebih dari 60 episode dengan durasi per episode 60 menit, tetapi sedikit dan tidak bertele-tele. Memang jalan ceritanya panjang dan kompleks.

2. Cerita yang menyentuh hati/menyentuh emosi
Cerita pada drama korea dapat mempengaruhi emosi/perasaan karena adegan-adegan tertentu yang kuat. Misalnya drama bergenre romansa. Kita sebagai penonton, akan mudah merasa meleleh/terpukau ketika ada adegan romantis antar kedua pemeran utama. Begitu juga dengan drama bergenre action dan horor. Adegan dari para pemerannya begitu kuat, sehingga penonton sangat yakin dengan genre tersebut.

3. Pemeran yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng
Ini bukan alasan utama, tetapi bagi sebagian orang, ini adalah alasannya. Bahkan, bila ada pemeran yang berasal dari boyband atau girlband, terutama yang menjadi visual, pasti lebih membuat sebagian orang tertarik untuk nonton, walaupun sebenarnya jalan ceritanya kurang menarik.

4. Lokasi syuting menarik
Ada beberapa judul drama yang membuat orang tertarik karena lokasi syuting yang menarik, bahkan karena lokasi itu, jalan cerita semakin membekas dihati. Misalnya drama Descendants of the Sun yang mengambil lokasi di Uruk (sebenarnya di suatu bagian di korea dengan nama xxx (lupa)). Pantai yang begitu bagus membuat orang ingin menonton episode itu.

5. Jalan cerita yang tidak mudah untuk ditebak
Hampir semua drama korea (yang sudah saya tonton) memiliki jalan cerita yang relatif sulit untuk ditebak ketika belum sampai setengah cerita. Kalaupun saya mendapatkan clue dan tau kira-kira bagaimana akhir ceritanya, jalan cerita tetap dikemas dengan sangat menarik dan penuh teka-teki, sehingga saya tidak bosan dan tetap bersemangat untuk menonton episode selanjutnya.

*alasan bisa berubah atau bertambah, seiring berjalannya waktu karena artikel kali ini masih dalam tahap penelitian.

Me Time

Ada yang bertanya kepadaku, apa itu me time? apa yang biasanya aku lakukan dengan me time tersebut?

Menurut pendapatku, me time itu adalah waktu kosong yang digunakan untuk diri sendiri atau memanjakan diri sendiri seperti meluangkan waktu ke salon, jalan-jalan sendiri, menikmati makanan kesukaan sendiri, nonton film/tv sendiri, belanja sendiri, atau melakukan hobi sendiri.

Me time tidak harus dengan hal-hal yang mewah. Sekedar menikmati camilan kesukaan sambil membaca buku kesukaan/mendengarkan lagu kesukaan di rumah, juga bisa menjadi salah satu ide me time. Intinya, meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Kalau me time yang biasa aku lakukan, berbeda-beda. Apa saja bisa aku lakukan. Kadang masak, kadang nonton drama korea, kadang main game, kadang bernyanyi, kadang menulis lagu, kadang mengaransemen lagu, kadang mendengarkan musik sambil membaca artikel/majalah, belanja, jalan-jalan di mall, dan lain sebagainya. Karena aku menyukai dunia musik dan jalan-jalan, sudah pasti seringnya aku berkutat dengan musik atau jalan-jalan.

Banyak yang bisa dilakukan di waktu senggang, yang disebut dengan me time kan? Bagaimana dengan me time kalian?

My School Life

Hi all!

Although I'm not a senior high school anymore (already 6 years ago), but I want to tell you about my school life.

School start at 7.15 am and end at 14.00 pm. So, I arrived at school around 6.45 or 6.50. My home is not far from school. Only 10-13 minutes by car (because of traffic jam).

Lunch time start at 12.00 or 12.10 pm (I'm forget) for 25 minutes. But, we have brunch time at 10.15 for 20 minutes. Sometimes I used brunch time for study if there is an exam or read a magazine (lol).

If you join an after school club (extracurricular), it will start at 15.00 pm until 17.00 pm. I joined cooking club every Friday when I was in second grade.

I usually ate my lunch in the class because I usually bring my own lunch. Only sometimes I bought my lunct at the canteen because I don't really like the food from the canteen. If Friday has come, my mom brought me bread or biscuit to be eaten before I start my cooking class.

Sometimes, in my school, there is a gymnastics activities every two weeks. It's usually at Friday on the morning from 7.15 until 8.00 a.m (I don't remember the time exactly).

My school is very big. There is a big sport hall that can be used for basketball, volley, badminton, gymnastics, or ceremony. And than, there is an outdoor volley field, an outdoor basketball field, an outdoor soccer field, and an outdoor field that can be used for gymnastics. And also, there is a big parking lot, and a big hall for graduation ceremony or student contest, or other activities.

There is 5 buildings in my school: kindergarten, primary school, middle school, senior high school, and institution office. Because my school's area is very big, you need to walk a little bit far to reach the school building, especially to the senior high school bulding, the most far from the main school gate.

What I enjoy the most at my school is the library. The library is big, because every student from primary, middle, and senior high school use the same library. I enjoy to read at the library if I have the time. Sometimes, before I start my after school club, I went to the library to spend the time around 45 minutes.

School is not the place for study, but school is also the place for build your friendship and find my first love. The boy that I like for the first time is a boy from the same school.

So many good memories from that school (because I spent my school life from kimdergarten until senior high school in the same school), but so many bad memories too.

The first time I had my piano performance is when I was in sixth grade of primary school in the school hall and before I graduated from senior high school, I had my last piano performance in third grade of senior high school in the annual christmas concert. So, I can't easily forget the school hall and the piano there.

Back to when I was a teenager. I mean around 12 until 16 years old, I ber thought that I hate myself. Why I'm different from the other student? My skin is very white. I can't speak 'r'. Why must people haye me for that?

I was going to school like the other student. We studied in the same school with the same subject. But, why must some of them hate me for being myself?

I just do what should I do. I study, do my homework, join the after school club. That's my daily routine.

Maybe because I ever got 100 or almost 100 for the score in school test? Or maybe because I can playing piano well?

I remember the first time I try to sing in front of my friends at senior high school. They laughed at me. Then I never try to sing again until year 2013 when I had a motivation to sing again.

Okay, my voice when I'm talking is not as good as others. But hey, must you see me with different way?

My skin is so white because I'm Chinese. I'm Chinese-Indonesian.

That's why I was not confident with myself in the past. Some of the people I met was not like me and try to bully me.

I miss the moment when I was a senior high school student. I don't miss the subject like science and mathematics. I don't miss my school's area.

I miss the happiness and the sorrow on that time. When I can learn how to fell in love in the first time although I don't have any boyfriens. When I have some best friends. When I can join the club that I want to join. When I can go to the library and read the same book just to avoid some friends that I hate. When I...

Sometimes, I was happy at the moment. I have a friend that can talk to me on the holiday. We talk a lot almost everyday by messenger or text message.

But know, we are busy in our own. I miss the moment when we can talk freely.

I don't need a perfect friend. I just need a friend that always cheer me up whenever I'm sad. That's all.

To you, my old friend, can we be friend again? And start all over again? I don't care if there are some rumors about us like what happened in the past. We are friend. No more than that.

But, please don't blame me if sometimes I will fall in love again. I can't controll my heart.

Seafood at Bintaro Market

Udang Saus Mentega | Shrimp with Butter Sauce

Cumi Saus Tiram |Squid with Oyster Sauce

Price: Rp 30000 (Srimp), Rp 30000 (Squid)
Place: Seafood 32, Bintaro Market (Night), Bintaro Jaya Sektor 7.
Rating: 4.5/5
Type: Indonesian - Chinese

Indonesian Lamb Soup

Sop Kambing | Lamb Soup
Price: Rp 25000 (Small), Rp 30000 (Large)
Place: Sate Mas Warno, Bintaro Market (Night), Bintaro Jaya Sektor 7.
Rating: 4.5/5
Type: Indonesian - Javanese

Suzy - Pretend (Cover)

Sunday, 25th 2018

Jakarta City View from the Train

Fried Chicken with Salted Egg

Instant Noodle with Egg and Beef Cornet

Coconut Ice