Perasaan

Tidak ada oarang yang bisa tahu dengan persis apa yang akan terjadi pada dirinya. Kita tidak pernah tahu apakah besok kita akan bertemu dengan siapa di tengah jalan (kecuali sudah janjian). Apakah kita akan bertemu teman dekat, teman lama, teman baru, tetangga, bahakan kita juga tidak tahu apakah kita batal bertemu dengan orang yang sudah membuat janji kepada kita sebelumnya.

Sama seperti apa yang pernah aku alami beberapa tahun yang lalu. Ketika itu, aku sudah membuat janji untuk bertemu dengan seorang teman yang tinggal cukup jauh dengan tempatku sehari-hari beraktivitas. Kami membuat janji untuk bertemu dua minggu kemudian. Segala hal sudah aku rencanakan mulai dari menyambut kedatangannya, mengajak makan siang bersama, bahkan mengajaknya berkeliling menggunakan transportasi umum. Semuanya sudah aku pikirkan baik-baik.

Tapi, seminggu kemudian setelah kami membuat janji, dia bertanya kepadaku "Hei, apakah hari ini kita jadi bertemu disana?"

Dengan perasaan terkejut aku membaca pesan singkat itu darinya. Aku berpikir sejenak. Bukankah kami telah membuat janji untuk minggu depan? Lalu, mengapa dia berpikir bahwa kami akan bertemu hari itu?

Aku kecewa. Hatiku hancur. Ternyata, telah terjadi kesalahpahaman diantara kami berdua. Temanku menganggap kalau aku dan dia akan bertemu hari itu. Padahal, aku mengatakan untuk bertrmu dengannya seminggu kemudian dan ternyata, dia tidak bisa datang seminggu kemdian dan aku tidak bisa bertemu dengannya hari itu.

Kita tidak pernah tahu bagaimana nasib kita di kemudian hari. Tapi, kita dapat menentukan nasib kita hari ini agar sesuatu hal baik dapat terjadi di kemudian hari.

My Mood

Hello everybody!

I'm busy with my work now, so I can't post anything immediately now.

Every time I come back home after working, I feel so tired. All I want just sit on the sofa and watch the television or chat with my Mom or my Dad. That's all.

I think, family time is very important. Out live isn't just about working, working, and working, right? We need to socialize with our family too (if we still live at our parent's house). Our family need to know our condition too, especially our parents. That's why I'm pending my new novel because lately I want to spend my free time with my parents.

For my new novel, I'm writing a new novel with Japanese character. Sometimes, I need to move on from Korean to Japanese. Or maybe in the future, I can move to another culture like Chinese (because I'm Chinese), British, or American (well, I have wrote 2 novels with American culture and 1 novel with Chinese culture). I'm too often to write a Korean culture novel because I like K-drama.

How about soundcloud? I don't know. I don't know what song I should cover or what song should I write. I want to be a songwriter too but I don't really know that genre and that song that suitable with me. Haha.

So.... that's all about my daily life.

Sirloin Teppanyaki Set by Koi Teppanyaki


Koi Teppanyaki ITC BSD

California Roll Sushi


Fried Shrimp @ Ta Wan Restaurant

Fried Shrimp with Salted Egg




Bao


Another Sushi Time






Lontong Cap Gomeh



Kalian tau kan ini foto makanan apa?

Ini adalah foto makanan yang bernama lontong cap gomeh. Kenapa disebut lontong cap gomeh? Karena makanan ini awalnya dibuat dengan mengadaptasi makanan peranakan Tioghoa dengan makanan Indonesia, tepatnya orang jawa tengah.

Makanan ini biasanya dimakan oleh orang Chinese pada hari ke 15 di bulan pertama sejak pergantian tahun (hari imlek dihitung sebagai hari 1) atau yang disebut dengan perayaan cap go meh (cap go = 15) yang berarti hari penutupan perayaan tahun baru di China.

Apa sih isi dari makanan ini? Isinya bermacam-macam. Mulai dari sayur labu, potongan ayam, telor pindang, tahu, dan tidak lupa lontong. Kuahnya terasa gurih karena memakai santan.

Kalau belum pernah mencicipi makanan ini, makanan ini biasa ditemukan pada rumah makan bergaya chinese-javanese.

Soto Betawi/Soto Jakarta

 SOTO BETAWI / SOTO JAKARTA


Hi guys!

Kalau dulu, aku masak gak menentu harinya. Kadang hari biasa, kadang weekend. Nah, mulai akhir tahun 2016 aku lebih banyak masak di hari Sabtu/Minggu karena setiap hari Senin-Jumat kerja.

Nah, kali ini aku mau bahas mengenai salah satu masakan terkenal yang berasal dari kota Jakarta, kampung halaman mamaku dan kota tempat aku dilahirkan. Makanan ini bernama Soto Betawi atau yang juga dikenal dengan nama Soto Jakarta.

Kalau kalian lihat foto mangkuk yang aku pajang di atas, kalian pasti bertanya-tanya apa itu. Yup, itu adalah foto dari semangkuk soto betawi yang aku masak sendiri. Kalau kamu pergi ke pasar dan membeli bumbu halus yang biasa dijual di lapak, kamu akan pusing. Kenapa? Karena campuran bumbu halus untuk sekali masak soto betawi itu banyak banget. Aku sendiri belum hafal apa saja. Eits, tenang saja! Sudah ada cara yang lebih mudah untuk memasak soto betawi. Sekarang, di supermarket (misal: Lottemart) sudah dijual bumbu instan untuk soto betawi ini (biasanya hanya dijual bumbu instan untuk soto ayam). So, kita bisa mencoba untuk memasak makanan ini.

Bahan-bahan yang digunakan tidak hanya air, bumbu soto, dan juga potongan daging sapi. Masih ada beberapa bahan lain yang perlu kamu siapkan. Kali ini, aku akan memberikan resepnya.

Bahab-bahan:
- 250 gram daging sapi, iris tipis (jangna terlalu tebal)
- 1 bungkus santan instan (65 ml)
- 1 bungkus bumbu instan soto betawi (merek bamboe)
- air untuk merebus
- 3 lembar daun jeruk
- 2 sendok makan kecap asin
- 1 kentang (potong berbentuk segitiga kecil)

Langkah-langkah:
1. Rebus daging, kentang, dan daun jeruk bersamaan sampai daging empuk.
2. Masukan 1 bungkus bumbu instan soto betawi. Aduk sebentar, lalu tunggu selama 5 menit.
3. Masukan 1 bungkus santan instan. Aduk selama lima-enam menit (tidak boleh berhenti aduk santen karena santen bisa pecah)
4. Jika kurang asin, masukan kecap asin. Aduk sebentar.
5. Sajikan ke dalam mangkuk. Bisa tambahkan potongan daun bawang dan air jeruk limau.

Selamat mencoba!

Please follow my wattpad account
Melissa_Dharmawan

Thank you